Selamat Datang

di Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah

Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah

Visi Misi


“SULAWESI TENGAH SEJAJAR DENGAN PROVINSI MAJU DI KAWASAN TIMUR INDONESIA MELALUI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS DAN KELAUTAN DENGAN PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA YANG BERDAYA SAING TAHUN 2020”

  • Main Menu

Pelaku Perjalanan Wajib Miliki Bukti Bebas Covid-19 : Gugus Tugas Provinsi Sulteng Dirikan Posko Rapid Test

ADMIN | 2020-06-02 17:42:51
Sekda merangkap ketua harian gugus tugas provinsi Hidayat Lamakarate didampingi Kadis Kesehatan Sulteng saat meninjau posko

Salah satu hasil kesepakatan pada rapat teknis bandara Mutiara Sis Aljufri tanggal 27 Mei dan rapat forkopimda bersama kepala bandara dan perwakilan maskapai tanggal 29 Mei ialah pelaku perjalanan wajib memiliki hasil rapid test atau swab PCR, sebagai bukti bebas covid-19.

Untuk itu, gugus tugas covid-19 Provinsi Sulteng mendirikan posko pelayanan rapid test di halaman kantor dinas kesehatan provinsi mulai Selasa (2/6) untuk mengakomodir pelaku perjalanan khususnya dari kalangan ASN, TNI/Polri, BUMN, legislatif dan eksekutif.

Pada pelayanan hari pertama, Sekda merangkap ketua harian gugus tugas provinsi Dr. H. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si berkesempatan meninjau posko, didampingi Kadis Kesehatan Sulteng dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes dan juru bicara gugus tugas covid provinsi dr. Jumriani.

Setelah peninjauan, Sekda Moh. Hidayat mengucapkan terima kasih kepada aparat negara selaku pelaku perjalanan yang sadar diri dan bertanggungjawab mendatangi posko untuk mengecek kesehatan via rapid test.

Adapun syarat memeriksakan diri di posko kata sekda ialah dengan menunjukkan surat tugas perjalanan dinas dari instansi asal.

“Ini merupakan langkah gugus tugas provinsi untuk memberikan fasilitasi ke ASN yang akan bepergian ke luar daerah,” ungkap sekda.

Sementara kadis kesehatan menginformasikan bahwa posko juga melayani rapid test untuk ibu hamil yang sudah dekat waktu melahirkan sebab syarat persalinan normal harus menunjukkan bukti bebas covid-19.

Untuk syarat rapid test bagi ibu hamil lanjut kadis ialah dengan menunjukkan surat pengantar dari puskesmas.

Terkait sampai kapan pelayanan posko maka kadis mengatakan bahwa gugus tugas provinsi akan terlebih dahulu mengevaluasi hasilnya setelah 3 minggu.

Di samping itu, untuk menjaga kualitas hasil pemeriksaan maka pelayanan dibatasi hanya 30 orang per hari.

“Tetap antisipasi, waspada dan jangan panik,” imbuh kadis.