Selamat Datang

di Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah

Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah

Visi Misi


“SULAWESI TENGAH SEJAJAR DENGAN PROVINSI MAJU DI KAWASAN TIMUR INDONESIA MELALUI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS DAN KELAUTAN DENGAN PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA YANG BERDAYA SAING TAHUN 2020”

  • Main Menu

Jalan Panjang Pengisian Wagub Sulteng  Akhirnya terjawab dengan terpilihnya H. Rusli Dg. Palabi sebagai Wagub sulteng

ADMIN | 2019-07-11 09:28:22
Suasana Pemilihan Cawagub Sulteng

Proses pemilihan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah untuk menggantikan H. Soedarto yang meninggal dunia pada 1 Oktober 2016, memiliki proses panjang yang berliku karena partai-partai pengusung  Pengusung yaitu :Gerindra , PAN, PBB dan PKB tidak memiliki  kata kesepakatan soal figur-figur yang akan dicalonkan sebagai wagub sulteng ,

 Pertama Pada 2017 lalu melalui proses 5 kali rapat koalisi partai pengusung sebenarnya keempat partai sudah hampir mencapai kata sepakat untuk mencalonkan dua orang calon ke DPRD yakni Hidayat Lamarakate dan H. Zainal Daud, namun kemudian proses itu batal tidak terjadi kata sepakat sebab PAN bersikeras mengajukan Ketua DPW PAN Sulteng Oscar Paudi menjadi salah satu calon.
Kemudian berlanjut pada proses perekrutan calon wagub berikutnya dilakukan beberapa episode untuk pasangan 2 lainnya di coba juga belum berhasil.
Bahkan setiap episode perekrutan calon wagub sulteng membutuhkan 5- 6 kali pertemuan tetap juga bum berhasil .
akhirx partai koalisi sepakat membentuk tim advance yang anggotanya terdiri masing- masing perwakilan partai pengusung,  selanjutnya Gubernur Juga selaku ketua DPD Gerindra sulteng mengusulkan calon  Faisal Mang dan dr. Anshayari, namun partai-partai pengusung juga tidak mencapai kata sepakat,

"Prosesnya terus berjalan, hanya saja partai-partai pengusung pasangan Longki Djanggola-Soedarto (Longki'S) pada Pilgub 2015 belum juga mencapai kata sepakat soal calon yang akan diajukan ke DPRD,"

 selanjutnya Gubernur sampai meminta dukungan Mendagri untuk dapat memberikan dukungan untuk dapat mempercepat proses  pengisian kekosongan wakil Gubernur Sulawesi Tengah yang sudah mencapai 2 tahun 7 bulan , diakhir proses Partai Pengusung Sepakat untuk mengajukan dua Nama dari kader Partai yakni Rusli Dg. Palabbi dari kader PAN dan Andi Mansur Pasande kader PKB , dan diajukan untuk dipilih DPRD prov sulteng dan perjalanan panjang tersebut terjawab sudah pada rapat paripurna istimewa pemilihan wagub sulteng pada senin (8/7/2019) menetapkan Rusli Dg Palabbi  menempati posisi Wagub Sulteng menggantikan Almarhum H.Sudarto. Rusli Dg Palabbi  adalah Sekretaris DPW PAN Sulteng yang juga mantan anggota DPRD Prov Sulteng. la dipilih para wakil rakyat DPRD Sulteng.
Lewat konsolidasi yang matang, politisi PAN ini menggunguli rival terdekatnya Andi Mansur Pasande untuk posisi Wakil Gubernur Sulteng sisa masa jabatan 2016-2021. Kini Gubernur Sulteng Longki Djanggola telah memiliki pendamping untuk menyelesaikan sisa masa jabatan memimpin Provinsi Sulawesi Tengah hingga dua tahun ke depan. Rapat Paripurna ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Alimidin Paada.


Dari jumlah anggota DPRD Provinsi Sulteng 44 orang, hanya 43 yang menghadiri proses pemilihan. Sedangkan 1  anggota DPRD tidak hadir yakni Ketua DPRD Aminudin Ponulele (Partai Golkar) yang dalam hal ini dalam keadaan Sakit.


usai pidato pembukaan oleh Alimudin Paada, proses selanjutnya diserahkan kepada panitia pemilihan yang dipandu Wakil Ketua DPRD Alimudin Paada, politisi Partai Politisi Partai Gerindra, Sebelum pemilihan dimulai panitia membuka kotak yang didalamnya terdapat surat suara dan lembaran perhitungan hasil pemilihan. Pada proses demokrasi memilih Wakil Gubernur Sulteng itu, Rusli Dg Palabbi  menyandang nomor urut satu dan Andi Mansur Pasande nomor urut dua. dan dihadirkan  Saksi dari masing-masing Partai Pengusung dan Panitia. Kemudian satu-persatu nama anggota DPRD yang hadir yang hadir maju mengambil surat suara untuk melakukan pencoblosan.


Setelah 43 anggota DPRD selesai menyalurkan hak pilihnya, panitia melakukan perhitungan. Hasilnya Rusli Dg Palabbi dengan nomor urut satu berhasil menyabet 35 suara atau mendapatkan dukungan hampir seluruh anggota DPRD yang hadir. Sedangkan Andi Mansur Pasande  dengan nomor urut dua mendapatkan 8 suara.


Alimudin Paada dalam pidatonya menyampaikan rapat paripurna yang digelar ini adalah merupakan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Tahun 2018 tentang pedoman Tata tertib DPRD Provinsi Kabupaten dan Kota Pada Pasal 23 Huruf D disebutkan bahwa salah satu tugas wewenang DPRD yaitu, memilih kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam hal terjadi kekosongan untuk meneruskan sisa masa jabatan lebih dari 18 Bulan dan Peraturan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah No 01 Tahun 2018 tentang Tata tertib DPRD pada pasal 127 ayat 1 DPRD melaksanakan pengisian jabatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah melalui mekanisme pemilihan dalam hal Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara bersama-sama tidak menjalankan tugas karena berhenti atau meninggal dunia,”jelasnya.


Rapat Paripurna Pemilihan Wakil Gubernur ini di Hadiri Sekprov Sulteng  Hidayat Lamakarate yang Mewakili Gubernur Sulteng Longki Djanggola, dan di Hadiri Muspida Prov Sulteng Sserta Unsur Pemerintah Provinsi Sulteng dan  Para Insan Pers.


Sekedar diketahui proses pemilihan Wakil Gubernur Sulteng di Kantor DPRD Prov Sulteng Tampak aparat Kepolisian disiagakan untuk mengamankan jalannya rapat paripurna pemilihan tersebut yang sampai selesai berlangsung aman.

Biro Humas & Protokol Pemprov Sulteng