?> Sulteng Masuk 5 Besar Destinasi Investasi Terbaik di Indonesia
Selasa, 19 September 2017

Sulteng Masuk 5 Besar Destinasi Investasi Terbaik di Indonesia

  • PDF

sosPedomanKerjaBKPMPolri2017.jpg

(6/9/2017) Palu, Bertempat di ballroom hotel Mercure diawali dengan Tari Mokambo yang dibawakan oleh sanggar maradika, Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H Longki Djanggola, M Si. Membuka secara resmi sosialisasi pedoman kerja Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama dengan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI). 

          Gubernur mengatakan sosialisasi ini merupakan acuan bagi pejabat BKPM dan Polri  melaksanakan kinerjanya dalam perlindungan keamanan dan peningkatan investasi di Indonesia wabil khusus di Sulawesi Tengah, sehingga dapat memiliki persepsi yang sama dalam bekerja. Sehingga iklim investasi menjadi aman dan nyaman. 
         Longki mengatakan bahwa Sulawesi Tengah masuk dalam 5 besar daerah terbaik iklim investasinya. Dan menduduki peringkat pertama laju pertumbuhan ekonominya 15,52% di tahun 2015 dan 9,98% pada tahun 2016 lalu diatas angka rata-rata nasional, 5,02%. Dan pada semester pertama di tahun 2017 mencapai 6,44%, bisa dikatakan masa depan  Indonesia ada di kawasan timur Indonesia, kesemua ini menjawab stigma negatif Sulawesi Tengah pada masa lalu. Ia menghimbau kepada para investor agar tidak perlu khawatir jika ingin berinvestasi, karena pemerintah terus bekerja keras dalam mewujudkan iklim investasi yang positif. “Tadi sudah kita dengar deputi perencanaan, ini bukan pernyataan Gubernur. Sulteng masuk 5 besar, saya ingin meluruskan stigma dengan daerah yang tidak aman, kasus Poso ini selalu menghantui tapi buktinya investasi yang ada di Sulawesi Tengah terbesar. Kepada para investor tidak usah takut, pertumbuhan kami tertinggi, dan telah ada pedoman antara BKPM dan Polri”. Ungkapnya. 
          Pelayanan yang mudah, cepat dan akuntabel merupakan harapan bersama, Sulteng memiliki e-Sidat. Aplikasi pelayan perizinan dan non perizinan, dimana para investor tidak perlu datang ke kantor, akan tetapi dilayani dan pelayanan maksimal 3 Hari, untuknya peran pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) dan inovasinya menjadi sangat penting. Karena itu Gubernur berharap Kabupaten dapat mengikuti langkah inovasi dalam mempercepat pelayanan kepada masyarakat. 
         Kabaharkam Polri yang diwakili Brigjend Drs. Sutarno mengatakan investasi butuh iklim usaha yang kondusif, itu harus didukung stabilitas politik, keamanan, sosial, ekonomi, kepastian hukum, regulasi dan faktor lain. Bila semua itu dapat di wujudkan maka secara otomatis menurutnya akan terjadi aliran modal dan diinvestasikan dalam industri riil. 
         Karena itu Polri bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban dan memastikan penegakan hukum, dan diberi amanat oleh undang undang mengamankan negara. Maka menurutnya sosialisasi ini sangatlah penting dan dapat menjadi pedoman kerja baku yang dapat dipertanggungjawabkan, Ia juga menekankan kepada Kapolda dan seluruh jajarannya agar selalu siap memberikan perlindungan dan keamanan serta kepastian hukum dunia usaha, untuk mendukung iklim investasi di Indonesia. 

          Kegiatan ini diikuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD) seluruh Kabupaten/Kota dan pihak swasta se-Sulawesi Tengah.

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 06 September 2017 20:15

Add comment


Security code
Refresh

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday10455
mod_vvisit_counterYesterday11891
mod_vvisit_counterThis week44415
mod_vvisit_counterLast week75641
mod_vvisit_counterThis month249439
mod_vvisit_counterLast month413306
mod_vvisit_counterAll days10652173

We have: 83 guests, 22 bots online
Your IP: 54.156.69.204
 , 
Today: Sep 19, 2017
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id