?> Lembaga Pendidikan Al-Qur'an Wujudkan Anak Saleh Dambaan Orangtua
Minggu, 19 November 2017

Lembaga Pendidikan Al-Qur'an Wujudkan Anak Saleh Dambaan Orangtua

  • PDF

FASIX_Sulteng_3.jpg

Mempunyai anak saleh adalah dambaan tiap orangtua yang bisa diwujudkan dengan pendidikan agama sejak dini melalui taman-taman pendidikan Al-Qur’an.

Karenanya, Gubernur Sulteng Drs. H. Longki Djanggola, M.Si lewat Asisten Administrasi Pemerintahan, Hukum dan Politik Ir. Faisal Mang, MM merespon positif FASI (Festival Anak Saleh Indonesia) ke-X tahun 2017 sebagai ajang pengembangan bakat, minat dan kreativitas santri-santri TPA dalam menyosong generasi cerdas dan berakhlakul karimah.

“Agar lahir sosok anak yang berpendidikan dan santun, baik secara rohani dan batiniyah yang bukan hanya pandai dalam iptek, halus jiwanya dalam seni, dan kuat badannya. Namun jauh lebih penting teguh jiwanya di bidang agama, ” ungkap Asisten Faisal Mang saat membaca sambutan gubernur di acara pelepasan kafilah FASI Sulteng, di Gedung Pogombo, Selasa malam (12/9).

FASI sendiri adalah iven silaturahmi yang mempertemukan santri-santri TPA, TKA dan TPQ se Indonesia di bawah binaan BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) yang tahun ini digelar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan mulai tanggal 13 sampai 16 September 2017.

Untuk FASI ke-X, BKPRMI Sulteng mengirim 40 santri binaannya yang sebelumnya sudah diseleksi dari FASI tingkat provinsi untuk berlomba di Banjarmasin. Mereka akan beradu dalam sejumlah cabang diantaranya, tartil dan tilawah Al-Qur’an, nasyid, cerdas cermat, ceramah agama, cerita Islami, kaligrafi dan peragaan solat.

Lebih jauh dilanjut asisten, pendidikan agama khususnya Al-Qur’an pada anak bertujuan membangun SDM yang memiliki kesiapan mental, akhlak dan intelektual yang berguna bagi agama, masyarakat, bangsa dan negara.

Olehnya, gubernur lewat Asisten Faisal Mang mengucapkan terima kasih dan apresiasi ke jajaran BKPRMI Sulteng yang selama ini getol membina pendidikan agama ke anak-anak secara terencana dan berkesinambungan, terutama dalam rangka memberantas buta huruf Al-Qur’an.

“Ini semua perlu terus kita tingkatkan untuk masa depan anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang berkualitas, berakhlak, jujur, disiplin, rajin dan saleh,” imbuhnya berpesan ke pengurus BKPRMI, pengajar, pengelola TPA dan orangtua yang hadir saat itu.

Pada kesempatan itu, perwakilan kafilah Sulteng menampilkan kemampuannya dalam bidang cerita Islami dan nasyid di hadapan asisten dan undangan.

Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 12 September 2017 19:53

Add comment


Security code
Refresh

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday7886
mod_vvisit_counterYesterday12129
mod_vvisit_counterThis week20015
mod_vvisit_counterLast week75793
mod_vvisit_counterThis month214108
mod_vvisit_counterLast month354024
mod_vvisit_counterAll days11344308

We have: 57 guests, 9 bots online
Your IP: 54.224.121.67
 , 
Today: Nov 19, 2017
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id