?> Gubernur Seru Kepala OPD Perhatikan Serapan Anggaran Masing-masing
Jumat, 20 Oktober 2017

Gubernur Seru Kepala OPD Perhatikan Serapan Anggaran Masing-masing

  • PDF

rapatTEPRAAgustus2017.jpg

Rapat TEPRA untuk Agustus 2017 dipimpin langsung oleh Gubernur Longki Djanggola di ruang Polibu, kantor gubernur, Rabu(13/9).

 Rapat diawali penyampaian hasil laporan evaluasi dan pengawasan realisasi APBD periode 31Agustus 2017 oleh Kepala Biro Administrasi Pembangunan dan SDA Tuty Zafriana.

Menurut Tuty, realisasi pada periode itu mencapai angka 1.856.292.031.457 atau 51,57 % dari total PAGU 3.599.701.587.150.
Sedang dari aspek keuangan, realisasi yang ada yaitu 51,57 %. Padahal target yang ditetapkan adalah 55% dan terjadi deviasi -3,43 %.
Di sisi lain, dari aspek fisik yang menargetkan sebesar 58 % ternyata realisasinya baru menyentuh 54,31 % dengan deviasi -3,69 %.
Faktor belanja langsung dikatakan Tuty sangat mempengaruhi capaian kinerja instansi daerah. 
"Dari data terlihat (belanja langsung) Agustus 2017 mencapai Rp. 665.139.631.053 atau 46 %," jelas dia.
Olehnya Tuty usulkan agar penyerapan belanja langsung perlu didorong untuk mempercepat pembangunan.
"Masih ada sisa yang belum terserap Rp. 783.317.466.888 atau 54 %," tambahnya.
Adapun realisasi Agustus 2017 (51,57 %) lanjut Dia lebih kecil dari Agustus 2016 yang mencapai 52,99 % namun lebih besar daripada Agustus 2015 yang jumlahnya 50,47 %.
Sementara dari grade capaian realisasi OPD per 31 Agustus 2017, sebanyak 21 OPD ada di grade biru (realisasi >= 55 %), grade hijau ( >= 50% - = 45 % - < 50 % ) 9 OPD dan grade merah ( < 45 % ) 7 OPD.
OPD yang disorot gubernur karena berada di grade merah, antara lain disebabkan adanya paket yang masih dalam proses lelang, batal lelang, maupun gagal lelang. Sedang penyebab lainnya seperti paket masih dalam proses pelaksanaan pekerjaan, pelaksanaan fisik maupun akan direvisi pada APBD perubahan.
Untuk target realisasi September, ditetapkan 64 % dengan besar realisasi masing-masing grade, biru >= 64 %, hijau >= 59 - = 54 - < 59 % dan merah < 54 %.
Gubernur juga mengimbuh kepada OPD yang ingin merehab fisik bangunan pada 2018 supaya sudah mengusulnya dalam APBD Perubahan. 
Hal lainnya, gubernur meminta ke Kadis Dikbud Provinsi Irwan Lahace supaya menginventarisir aset-aset SMA/SMK di kabupaten melalui upt pendidikan provinsi yang ada di sana.
"Saya harap kita memperhatikan sungguh-sungguh tentang serapan-serapan anggaran dan semoga kita bisa menjaganya agar (serapan-serapan) tidak jadi sorotan pusat," imbuh gubernur.
Sebelum mengakhiri rapat, Gubernur Longki Djanggola menginformasikan bahwa Ia akan menerima penghargaan atas raihan opini WTP untuk LKPD terbaik di Istana Negara, Kamis (14/9).

"Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat pada tata kelola pemerintahan semakin baik dan terima kasih atas keseriusan menata dan mempertanggung jawabkan amanah-amanah yang kita terima (dari masyarakat)," pungkasnya bahagia.

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 13 September 2017 08:19

Add comment


Security code
Refresh

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday3832
mod_vvisit_counterYesterday8391
mod_vvisit_counterThis week54135
mod_vvisit_counterLast week59686
mod_vvisit_counterThis month209454
mod_vvisit_counterLast month373442
mod_vvisit_counterAll days10985630

We have: 154 guests, 203 bots online
Your IP: 23.20.86.177
 , 
Today: Okt 20, 2017
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id