?> Umat Hindu Diharap Proaktif Dalam Pembangunan
Jumat, 20 Oktober 2017

Umat Hindu Diharap Proaktif Dalam Pembangunan

  • PDF

hinduDharmaSulteng.jpg

(6/10/2017) Palu, Parisadha Hindu Darma Indonesia (PHDI) wilayah Sulawesi Tengah menggelar lokasabha ke 8 di Jazz Hotel. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur yang diwakili oleh sekretaris daerah Drs. Mohamad Hidayat Lamakarate, M Si. Dan dihadiri oleh seluruh perwakilan Kabupaten/Kota se Sulawesi Tengah. 

         Hidayat menyampaikan bahwa gelaran ini dapat memberi dampak kreatif positif yang bertujuan berkontribusi bagi terwujudnya persaudaraan sesama umat manusia dalam kehidupan umat beragama. Serta  menjunjung dan menghargai harkat dan martabat dalam keberagaman dalam kehidupan untuk menjaga keutuhan negara Indonesia. 
         Ia menambahkan bahwa pembangunan tidak melulu dengan bentuk fisik, pembangunan karakter yang dilaksanakan pada lokasabha ini juga adalah sebuah usaha pembangunan kepada manusia. Guna mewujudkan Sulawesi Tengah yang maju, mandiri dan berdaya saing. “Pembangunan yang berlangsung di Sulawesi Tengah tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik saja, sehingga mengabaikan pembangunan yang bersifat non fisik. Seperti pembangunan sosial dan keagamaan.”  Tambahnya. 
         Indonesia dalam konstitusinya mengatur dengan jelas mengenai kebebasan dalam memeluk agama bagi rakyatnya. Pada Undang-undang Dasar 1945 Pasal 29 Ayat 2 yang berbunyi Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan  beribadah menurut kepercayaannya itu. Untuk itu guna mewujudkan apa yang diperintahkan oleh undang-undang maka sebagai bangsa yang sudah sejak lama memiliki kemajemukan. Haruslah memiliki konsensus bersama dan secara sadar dan serius demi mewujudkan perintah undang-undang tersebut.   
         Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tenaya selaku Ketua PHDI pusat menghimbau agar umat Hindu di Seluruh Indonesia senantiasa meningkatkan kualitas keimanan dan juga sumberdaya melalui etika, upacara, dan mengaplikasikan apa yang ada dalam kitab suci di tataran berbangsa dan bernegara. Ia juga menjelaskan agar Darma Negara terus diperkuat, yaitu mengaplikasikan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari. “Berkomunikasi semua anak bangsa dari Sabang sampai Merauke betul-betul raket-taket seperti sapu lidi itu. Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh. Maka dikeluarkanlah karakter umat Hindu itu seperti karakternya panca pandawa. Moralnya bagus darma wangsa, berani seperti bima, pintar kaya arjuna, cerdas arif dan bijak seperti nakula sadewa” Imbau Wisnu Bawa. 

         Secara khusus ia juga menyeru kepada generasi muda untuk turut memiliki andil dalam menjaga pluralitas yang dimiliki oleh bangsa ini. Karena pemuda adalah tempatnya semangat, dan di tangan merekalah inovasi dan inisiatif dapat di mulai. Dan para pemuda juga harus dapat menjadi contoh adik-adiknya. Karena ancaman Narkoba dan Radikalisme yang selalu menghampiri bibit bangsa ini. Mereka harus terbebas dari bahaya tersebut. Karena menurutnya pemuda adalah generasi masa depan dan calon pemimpin bangsa, Asta Brata.

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 12 Oktober 2017 00:05

Add comment


Security code
Refresh

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday3811
mod_vvisit_counterYesterday8391
mod_vvisit_counterThis week54114
mod_vvisit_counterLast week59686
mod_vvisit_counterThis month209433
mod_vvisit_counterLast month373442
mod_vvisit_counterAll days10985609

We have: 143 guests, 213 bots online
Your IP: 23.20.86.177
 , 
Today: Okt 20, 2017
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id